16 Oktober 1865
26 Jumadilawal 1794 Jimakir
Primbon Jawa Tanggal 16 Oktober 1865
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 16 Oktober 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 26 Jumadilawal 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Senin Pahing (bobot neptu 13) yang bernaung di bawah siklus wuku Kulawu. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Timur. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kalima yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Timur
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 04:00 - 06:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 06:00 - 08:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 08:00 - 09:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 09:00 - 11:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 11:00 - 13:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 13:00 - 15:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 15:00 - 16:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku bulan: tutur katanya tidak bisa diremehkan (digagampang), karena lebih panas, kebat cukat (tangkas dan cekatan) dalam segala hal, rela ikhlas dalam batin, suka pada perbuatan benar.
Watak PasaranBab 99
Cendana: peliharaannya harimau. Wataknya: jauh tempat bermainnya, duduk sendiri, tidur sendiri, jarang makan kecuali jika menjadi peliharaan raja, banyak musuhnya. Jika didahului akan membahayakan, jika mendahului tidak apa-apa asalkan punya senjata yang bersih. Amarahnya karena perempuan, sering ditipu, barangnya yang hilang jarang bisa kembali. Selamatannya kucing, artinya nasi dan lauk ikan.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Serakah pada segala pekerjaan, segala sesuatunya wajar/sedang. Jika perempuan pikirannya lebih baik.
Watak Tanggal JawaBab 101
Bodoh pelupa, ceroboh segala pemikirannya, pekerjaannya malas dan enggan, itu adalah orang yang berwatak buruk.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Bodoh namun setia dan ikhlas (legawa), serta percaya pada dirinya sendiri.
Watak MangsaBab 103
Wataknya juwèh (cerewet)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bekerja di pemerintahan dan mengabdi (menjadi pegawai).
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Lebukatiyupangin: sering pindah tempat, serta selalu kekurangan.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Lancar tutur katanya, sangat manja, namun hatinya baik, rukun berpadu dengan saudaranya, jika marah buruk, betah begadang tanpa tujuan/pikiran kosong (tinggal kalbu), jika menjadi saudagar wataknya rajin berdagang.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Keterangan srengenge: besar celakanya, walaupun menjadi priyayi (pejabat) juga tetap miskin.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Senin Pahing (Sisa 4), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 2 ("baik"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("bercerai"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("tidak jadi / gagal"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("jahat / buruk"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 6 ("bercerai"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("menjadi musuh"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("menjadi musuh"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon - Sisa 9 ("dibicarakan buruk"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing