Memuat...

 

Minggu Wage

8 Oktober 1865

18 Jumadilawal 1794 Jimakir

Primbon Jawa Tanggal 8 Oktober 1865

Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 8 Oktober 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 18 Jumadilawal 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Minggu Wage (bobot neptu 9) yang bernaung di bawah siklus wuku Wayang. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Timur. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kapat yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.

Pedoman & Arah Hari Ini

Naga Dina (Arah)
Timur
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
PukulNama Sa'atWatak & Keterangan
06:00 - 08:00WijiTenteram, damai, gembira, dan bahagia.
08:00 - 10:00CahyaTerang, tangguh, dan segala tujuan tercapai.
10:00 - 11:00LaraSebaiknya dihindari.
11:00 - 13:00RejekiMenjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil.
13:00 - 15:00MalaikatSebaiknya dihindari.
15:00 - 17:00PujiSebaiknya dihindari.
17:00 - 18:00PatiSebaiknya dihindari.

Karakter & Watak Kelahiran

Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku matahari: terang hatinya, rela ikhlas segala sesuatunya kepada sanak saudara, keras budinya, penyayang kepada bawahan, pembersih dan pandai berbicara, bisa memerintah orang tua.
Watak PasaranBab 99
Prabuanom: arah utara lakunya burung gagak. Peliharaannya sapi. Wataknya jinak, sesuka yang memerintah akan jadi, makanannya harus diberi, kotor (crobo). Watak sapi beringas (dhoso), jika dicambuk suka mengamuk, segala hal ditabrak, sedikit memburu makanan, tetapi jika makan lupa sanak saudara dan orang tuanya, gelap pikirannya, mudah kena fitnah, memiliki kedudukan tinggi tetapi angkuh. Selamatannya banteng, artinya nasi golong.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Besar kemauannya, jika punya keinginan tidak bisa dihalangi. Jika perempuan berwatak buruk.
Watak Tanggal JawaBab 101
Cerdik bicara dan tajam, agak suka main perempuan, rentan jatuh pada kelakuan buruk.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Bodoh namun setia dan ikhlas (legawa), serta percaya pada dirinya sendiri.
Watak MangsaBab 103
Wataknya resikan (pembersih/rapi)

Peta Rezeki, Nasib & Profesi

Arah Profesi IdealBab 91
Bertani dan bertukang.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Segarawasésa: segala pekerjaannya baik, banyak rezekinya.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Suka berkeliaran/bepergian (baranjalan), berumah tangga sering pindah, pergaulannya jauh, jika memiliki doa/mantra tidak manjur malah membuat kerusakan.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Dadi kayu: disayangi orang besar (berkuasa), beruntung seterusnya ke atas (sapandhuwure).
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.

Kecocokan Jodoh & Pasangan

Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15

Berdasarkan weton Minggu Wage (Sisa 9), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:

✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
  • Sisa 1 ("menjadi penghulu (panutan)"):
    Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage
  • Sisa 2 ("baik"):
    Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
  • Sisa 3 ("baik"):
    Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage
  • Sisa 5 ("baik"):
    Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
  • Sisa 4 ("dibicarakan buruk"):
    Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage
  • Sisa 6 ("bercerai"):
    Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
  • Sisa 7 ("kejahatan / celaka"):
    Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon
  • Sisa 8 ("kaya anak namun menemui celaka"):
    Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon