14 November 1865
25 Jumadilakhir 1794 Jimakir
Primbon Jawa Tanggal 14 November 1865
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 14 November 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 25 Jumadilakhir 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Selasa Legi (bobot neptu 8) yang bernaung di bawah siklus wuku Landep. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Selatan. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kanem yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Selatan
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 02:00 - 04:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 04:00 - 06:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 06:00 - 07:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 07:00 - 09:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 09:00 - 11:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 11:00 - 13:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 13:00 - 14:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku api: durjana dalam dua perkara, dibenci orang, jika bersahabat hanya sebentar karena berujung perselisihan, rela ikhlas, tetapi jail, suka mencela, iri hati (panastèn) dan pendiriannya tidak tetap (tan antepan).
Watak PasaranBab 99
Sumendi: diibaratkan Ratu atau Bupati. Peliharaannya kucing dan tikus. Wataknya kucing: waspada, luwes/jinak, hatinya gembira, tidak punya rasa curiga, celakanya jika difitnah (dipaeka), setelah difitnah baru keluar curiganya, bisa bergaul dengan yang kaya maupun miskin. Watak tikus: jika malam waspada terjaga, sangat berhati-hati, bingung hatinya karena dirinya sendiri, sedikit makanannya, gigitannya berbisa (omongannya tajam), sering dijebak orang, bisa membuat kejadian tiba-tiba, sangat memperhatikan perbuatan buruk dan baik. Selamatannya ayam, artinya jajanan pasar serba lengkap.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Kurang pandai bicara, jika cerewet justru cerdik, barang dalam pikiran bagus, namun condong serakah, yang pada akhirnya memburuk.
Watak Tanggal JawaBab 101
Terang segalanya, pikiran sedang, menjadi pujangga, banyak tutur katanya pada segala hal suci.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Pemberani, tetapi rendah hati (andhap asor) serta pintar.
Watak MangsaBab 103
Wataknya pinter sabarang gawé (pandai dalam segala pekerjaan)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Keprajuritan (militer) dan melaut.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih tengah, benih hukum/pedoman. Karakter: Kotanya saling mengasihi, emas suasa bertahta permata, airnya pancawarna, dewanya Hyang Guru Pramesthi dan istri Hyang Pramaliswara. Burungnya dewata mulia yang terbang di angkasa, kayunya beringin (gurdha) tempat berteduh manusia. Sangat disayangi sesama, keberuntungannya berlebih, dan tidak memilih-milih dalam segala pekerjaan.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Lebukatiyupangin: sering pindah tempat, serta selalu kekurangan.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Berangasan dan pemarah (panasbaran), dengki kurang welas asih di hatinya, banyak orang yang ia bungkam, suka bertengkar, jika marah sering membahayakan (mbilahèni).
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Wurung geni: celaka.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Selasa Legi (Sisa 8), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 2 ("awet tidak bercerai"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi - Sisa 6 ("baik"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("baik"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("baik"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("kematian (meninggal)"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("bercerai"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("menjadi musuh"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 9 ("kaya anak namun menemui celaka"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing