Memuat...

 

Kamis Legi

9 November 1865

20 Jumadilakhir 1794 Jimakir

Primbon Jawa Tanggal 9 November 1865

Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 9 November 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 20 Jumadilakhir 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Kamis Legi (bobot neptu 13) yang bernaung di bawah siklus wuku Sinta. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Barat. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kanem yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.

Pedoman & Arah Hari Ini

Naga Dina (Arah)
Barat
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
PukulNama Sa'atWatak & Keterangan
11:00 - 13:00WijiTenteram, damai, gembira, dan bahagia.
13:00 - 15:00CahyaTerang, tangguh, dan segala tujuan tercapai.
15:00 - 16:00LaraSebaiknya dihindari.
16:00 - 18:00RejekiMenjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil.
18:00 - 20:00MalaikatSebaiknya dihindari.
20:00 - 22:00PujiSebaiknya dihindari.
22:00 - 23:00PatiSebaiknya dihindari.

Karakter & Watak Kelahiran

Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku angin dan petir (gelap): siapa yang menjadi jodohnya sering mati duluan, banyak yang takut pada perkataannya, jika punya teman tidak bisa awet, batinnya tidak tembus, panas hatinya, lebih beringas, secara lahir budinya sangat baik dan teliti (rempit), suka disanjung orang, bisa ditipu jika dibujuk dengan halus.
Watak PasaranBab 99
Sumendi: diibaratkan Ratu atau Bupati. Peliharaannya kucing dan tikus. Wataknya kucing: waspada, luwes/jinak, hatinya gembira, tidak punya rasa curiga, celakanya jika difitnah (dipaeka), setelah difitnah baru keluar curiganya, bisa bergaul dengan yang kaya maupun miskin. Watak tikus: jika malam waspada terjaga, sangat berhati-hati, bingung hatinya karena dirinya sendiri, sedikit makanannya, gigitannya berbisa (omongannya tajam), sering dijebak orang, bisa membuat kejadian tiba-tiba, sangat memperhatikan perbuatan buruk dan baik. Selamatannya ayam, artinya jajanan pasar serba lengkap.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Berpikiran luas, enggan diungguli. Jika perempuan lebih buruk perwatakannya, berani bertengkar melawan laki-laki.
Watak Tanggal JawaBab 101
Buntu pikirannya dan pelupa, tekun pikirannya, mudah terhasut aduan orang yang buruk maupun baik.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Pemberani, tetapi rendah hati (andhap asor) serta pintar.
Watak MangsaBab 103
Wataknya pinter sabarang gawé (pandai dalam segala pekerjaan)

Peta Rezeki, Nasib & Profesi

Arah Profesi IdealBab 91
Bidang keagamaan (ulama/pendeta) dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih tengah, benih hukum/pedoman. Karakter: Kotanya saling mengasihi, emas suasa bertahta permata, airnya pancawarna, dewanya Hyang Guru Pramesthi dan istri Hyang Pramaliswara. Burungnya dewata mulia yang terbang di angkasa, kayunya beringin (gurdha) tempat berteduh manusia. Sangat disayangi sesama, keberuntungannya berlebih, dan tidak memilih-milih dalam segala pekerjaan.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Tunggaksemi: terus-menerus rezekinya mengalir.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Lancar tutur katanya, sangat manja, namun hatinya baik, rukun berpadu dengan saudaranya, jika marah buruk, betah begadang tanpa tujuan/pikiran kosong (tinggal kalbu), jika menjadi saudagar wataknya rajin berdagang.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Keterangan srengenge: besar celakanya, walaupun menjadi priyayi (pejabat) juga tetap miskin.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.

Kecocokan Jodoh & Pasangan

Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15

Berdasarkan weton Kamis Legi (Sisa 4), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:

✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
  • Sisa 2 ("baik"):
    Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
  • Sisa 1 ("bercerai"):
    Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage
  • Sisa 3 ("tidak jadi / gagal"):
    Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage
  • Sisa 4 ("jahat / buruk"):
    Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage
  • Sisa 5 ("bercerai"):
    Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi
  • Sisa 6 ("bercerai"):
    Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
  • Sisa 7 ("menjadi musuh"):
    Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon
  • Sisa 8 ("menjadi musuh"):
    Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
  • Sisa 9 ("dibicarakan buruk"):
    Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing