16 Desember 1865
28 Rejeb 1794 Jimakir
Primbon Jawa Tanggal 16 Desember 1865
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 16 Desember 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 28 Rejeb 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Sabtu Pon (bobot neptu 16) yang bernaung di bawah siklus wuku Gumbreg. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Utara. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kanem yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Utara
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Barat
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 07:00 - 09:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 09:00 - 11:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 11:00 - 12:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 12:00 - 14:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 14:00 - 16:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 16:00 - 18:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 18:00 - 19:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku air: sering dimusuhi orang, banyak temannya juga yang menjauhi (nyirik), serta ditakuti banyak orang, tetapi memiliki kekayaan, pandai mencari sandang pangan, berjual-beli cepat laku, sangat keras usahanya, segala pekerjaan harus merata, dan cepat ditandangi (dikerjakan).
Watak PasaranBab 99
Samahita: arah barat lakunya Nabi. Peliharaannya kambing. Watak kambing: suka wejangan (nasihat), pasabannya tidak jauh, memakan tanaman murni miliknya sendiri, sering marah-marah kepada istri dan keluarga, pikirannya kacau karena orang tua. Wataknya juga suka melawan pada yang memelihara. Wataknya Nabi: budinya penurut, tutur katanya pantas digugu. Selamatannya bulus mengeram, artinya klepon dan serabi.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Bisa melakukan pekerjaan tangan (kriya), jika laki-laki. Jika perempuan pandai mencari harta yang berlimpah.
Watak Tanggal JawaBab 101
Banyak bicara dan menyebalkan tutur katanya, agak suka pada perempuan yang buruk pemikirannya dan berbuat menyimpang (ngiwa).
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Lahirnya (secara lahiriah) tampak bodoh, namun batinnya pintar melebihi sesamanya.
Watak MangsaBab 103
Wataknya pinter sabarang gawé (pandai dalam segala pekerjaan)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bidang sastra (pujangga) dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih timur, benih kaum priyayi (bangsawan). Karakter: Masa muda yang berhias. Dimiliki oleh Hyang Bathara Endra dan anak Dyah Tara Dewi, kotanya kencanadi (emas), di kayangan samudra madu, burungnya nuri (atat) kembang yang jadi peliharaan raja, kayunya nagapuspa yang harum bunganya. Perawakannya pantas dan indah bagai isi taman sari. Keberuntungannya datang dari mengabdi, keluarnya sandang pangan berasal dari belas kasih atasan, banyak-sedikitnya pantas dan cukup.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Satriyawirang: selalu menemui kesulitan/aib.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Menyenangkan (sedhep) dalam tata krama, kaya, cerewet, segala yang dicita-citakan tidak meleset dan pasti terjadi, jika sedang makan tidak boleh dihalangi.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Tulus banyu: baik segala pekerjaannya.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Sabtu Pon (Sisa 7), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 6 ("baik"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("baik"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("baik"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("menjadi musuh"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("celaka / malapetaka"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("menjadi musuh"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 9 ("kejahatan / celaka"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing