16 Februari 1865
20 Pasa 1793 Wawu
Primbon Jawa Tanggal 16 Februari 1865
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 16 Februari 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 20 Pasa 1793 Wawu. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Kamis Kliwon (bobot neptu 16) yang bernaung di bawah siklus wuku Manahil. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Barat. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kawolu yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Barat
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Barat
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 11:00 - 13:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 13:00 - 15:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 15:00 - 16:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 16:00 - 18:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 18:00 - 20:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 20:00 - 22:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 22:00 - 23:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku angin dan petir (gelap): siapa yang menjadi jodohnya sering mati duluan, banyak yang takut pada perkataannya, jika punya teman tidak bisa awet, batinnya tidak tembus, panas hatinya, lebih beringas, secara lahir budinya sangat baik dan teliti (rempit), suka disanjung orang, bisa ditipu jika dibujuk dengan halus.
Watak PasaranBab 99
Wisa marta durjana tengah (racun penawar, penjahat sedang): ada keburukan dan kebaikannya. Peliharaannya monyet dan anjing. Watak monyet: suka memanjat, galak tidak bisa jinak, banyak akalnya, berkeliaran di darat pepohonan maupun air, walau sudah diberi makan tetap mau menggigit dan mengejek (ngiwi-ngiwi), tidak bisa didekati. Watak anjing: setia pada majikannya namun kotor makanannya, pikirannya tetap menyukai kemuliaan, besar keinginannya, banyak keselamatannya karena banyak doanya. Selamatannya monyet, artinya jenang mancawarna.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Kurang pemikirannya namun rajin bekerja, jika perempuan pemikirannya biasa-biasa saja.
Watak Tanggal JawaBab 101
Buntu pikirannya dan pelupa, tekun pikirannya, mudah terhasut aduan orang yang buruk maupun baik.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Tenang, baik hatinya.
Watak MangsaBab 103
Wataknya blaba (dermawan/murah hati)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bidang keagamaan (ulama/pendeta) dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih timur, benih kaum priyayi (bangsawan). Karakter: Masa muda yang berhias. Dimiliki oleh Hyang Bathara Endra dan anak Dyah Tara Dewi, kotanya kencanadi (emas), di kayangan samudra madu, burungnya nuri (atat) kembang yang jadi peliharaan raja, kayunya nagapuspa yang harum bunganya. Perawakannya pantas dan indah bagai isi taman sari. Keberuntungannya datang dari mengabdi, keluarnya sandang pangan berasal dari belas kasih atasan, banyak-sedikitnya pantas dan cukup.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Segarawasésa: segala pekerjaannya baik, banyak rezekinya.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Menyenangkan (sedhep) dalam tata krama, kaya, cerewet, segala yang dicita-citakan tidak meleset dan pasti terjadi, jika sedang makan tidak boleh dihalangi.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Tulus banyu: baik segala pekerjaannya.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Kamis Kliwon (Sisa 7), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 6 ("baik"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("baik"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("baik"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("menjadi musuh"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("celaka / malapetaka"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("menjadi musuh"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 9 ("kejahatan / celaka"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing