Memuat...

 

Minggu Kliwon

26 Februari 1865

30 Pasa 1793 Wawu

Primbon Jawa Tanggal 26 Februari 1865

Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 26 Februari 1865 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 30 Pasa 1793 Wawu. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Minggu Kliwon (bobot neptu 13) yang bernaung di bawah siklus wuku Bala. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Timur. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kawolu yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.

Pedoman & Arah Hari Ini

Naga Dina (Arah)
Timur
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Barat
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
PukulNama Sa'atWatak & Keterangan
06:00 - 08:00WijiTenteram, damai, gembira, dan bahagia.
08:00 - 10:00CahyaTerang, tangguh, dan segala tujuan tercapai.
10:00 - 11:00LaraSebaiknya dihindari.
11:00 - 13:00RejekiMenjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil.
13:00 - 15:00MalaikatSebaiknya dihindari.
15:00 - 17:00PujiSebaiknya dihindari.
17:00 - 18:00PatiSebaiknya dihindari.

Karakter & Watak Kelahiran

Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku matahari: terang hatinya, rela ikhlas segala sesuatunya kepada sanak saudara, keras budinya, penyayang kepada bawahan, pembersih dan pandai berbicara, bisa memerintah orang tua.
Watak PasaranBab 99
Wisa marta durjana tengah (racun penawar, penjahat sedang): ada keburukan dan kebaikannya. Peliharaannya monyet dan anjing. Watak monyet: suka memanjat, galak tidak bisa jinak, banyak akalnya, berkeliaran di darat pepohonan maupun air, walau sudah diberi makan tetap mau menggigit dan mengejek (ngiwi-ngiwi), tidak bisa didekati. Watak anjing: setia pada majikannya namun kotor makanannya, pikirannya tetap menyukai kemuliaan, besar keinginannya, banyak keselamatannya karena banyak doanya. Selamatannya monyet, artinya jenang mancawarna.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Serakah dan banyak keinginan. Jika perempuan boros pada hartanya.
Watak Tanggal JawaBab 101
Besar keangkuhannya, besar keberuntungannya, jika tersandung masalah besar tidak menjadi apa-apa (selamat).
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Tenang, baik hatinya.
Watak MangsaBab 103
Wataknya blaba (dermawan/murah hati)

Peta Rezeki, Nasib & Profesi

Arah Profesi IdealBab 91
Bertani dan bertukang.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Sumursinaba: bisa menjadi tempat mengungsi / meminta petunjuk.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Lancar tutur katanya, sangat manja, namun hatinya baik, rukun berpadu dengan saudaranya, jika marah buruk, betah begadang tanpa tujuan/pikiran kosong (tinggal kalbu), jika menjadi saudagar wataknya rajin berdagang.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Keterangan srengenge: besar celakanya, walaupun menjadi priyayi (pejabat) juga tetap miskin.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.

Kecocokan Jodoh & Pasangan

Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15

Berdasarkan weton Minggu Kliwon (Sisa 4), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:

✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
  • Sisa 2 ("baik"):
    Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
  • Sisa 1 ("bercerai"):
    Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage
  • Sisa 3 ("tidak jadi / gagal"):
    Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage
  • Sisa 4 ("jahat / buruk"):
    Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage
  • Sisa 5 ("bercerai"):
    Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi
  • Sisa 6 ("bercerai"):
    Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
  • Sisa 7 ("menjadi musuh"):
    Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon
  • Sisa 8 ("menjadi musuh"):
    Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
  • Sisa 9 ("dibicarakan buruk"):
    Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing