18 Oktober 1866
8 Jumadilakhir 1795 Alip
Primbon Jawa Tanggal 18 Oktober 1866
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 18 Oktober 1866 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 8 Jumadilakhir 1795 Alip. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Kamis Wage (bobot neptu 12) yang bernaung di bawah siklus wuku Medangkungan. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Barat. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kalima yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Barat
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 11:00 - 13:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 13:00 - 15:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 15:00 - 16:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 16:00 - 18:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 18:00 - 20:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 20:00 - 22:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 22:00 - 23:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku angin dan petir (gelap): siapa yang menjadi jodohnya sering mati duluan, banyak yang takut pada perkataannya, jika punya teman tidak bisa awet, batinnya tidak tembus, panas hatinya, lebih beringas, secara lahir budinya sangat baik dan teliti (rempit), suka disanjung orang, bisa ditipu jika dibujuk dengan halus.
Watak PasaranBab 99
Prabuanom: arah utara lakunya burung gagak. Peliharaannya sapi. Wataknya jinak, sesuka yang memerintah akan jadi, makanannya harus diberi, kotor (crobo). Watak sapi beringas (dhoso), jika dicambuk suka mengamuk, segala hal ditabrak, sedikit memburu makanan, tetapi jika makan lupa sanak saudara dan orang tuanya, gelap pikirannya, mudah kena fitnah, memiliki kedudukan tinggi tetapi angkuh. Selamatannya banteng, artinya nasi golong.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Keras budinya, sanggup di dalam pekerjaan, kuat menghadapi segala rintangan. Jika perempuan pikirannya tidak mudah rela (merelakan sesuatu).
Watak Tanggal JawaBab 101
Pandai memperhitungkan baik buruk, banyak saudara dan rukun, dalam segala pikiran baik.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Pemberani, tetapi rendah hati (andhap asor) serta pintar.
Watak MangsaBab 103
Wataknya juwèh (cerewet)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bidang keagamaan (ulama/pendeta) dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih timur, benih kaum priyayi (bangsawan). Karakter: Masa muda yang berhias. Dimiliki oleh Hyang Bathara Endra dan anak Dyah Tara Dewi, kotanya kencanadi (emas), di kayangan samudra madu, burungnya nuri (atat) kembang yang jadi peliharaan raja, kayunya nagapuspa yang harum bunganya. Perawakannya pantas dan indah bagai isi taman sari. Keberuntungannya datang dari mengabdi, keluarnya sandang pangan berasal dari belas kasih atasan, banyak-sedikitnya pantas dan cukup.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Bumikapetak: bisa menjadi petani (pekerja keras).
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Kurang menerima/bersyukur pada takdir, banyak akal usahanya, tergila-gila pada kedudukan tinggi (kemuliaan), laki-laki maupun perempuan gampang mencari sandang pangan, namun sering kehilangan, pergaulannya kurang manis.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Gigis bumi: besar wibawanya/pengaruhnya dan ditakuti oleh banyak orang.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Kamis Wage (Sisa 3), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 3 ("berlipat (tikel)"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 6 ("baik"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 9 ("baik"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("bertengkar"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 2 ("kematian (meninggal)"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi - Sisa 4 ("tidak jadi / gagal"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 7 ("celaka / malapetaka"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("bercerai"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon