16 Maret 1866
29 Sawal 1794 Jimakir
Primbon Jawa Tanggal 16 Maret 1866
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 16 Maret 1866 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 29 Sawal 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Jumat Pon (bobot neptu 13) yang bernaung di bawah siklus wuku Tambir. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Utara. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kasanga yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Utara
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Utara
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 09:00 - 11:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 11:00 - 13:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 13:00 - 14:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 14:00 - 16:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 16:00 - 18:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 18:00 - 20:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 20:00 - 21:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku bintang: suka bertapa (mendekat pada Tuhan) dan suka miskin (sederhana), jika miliknya diminta sanak saudaranya ia ikhlas, suka mencari kepandaian, perwatakannya halus, suka pada sanak saudaranya, banyak teman kenalannya yang menyayanginya.
Watak PasaranBab 99
Samahita: arah barat lakunya Nabi. Peliharaannya kambing. Watak kambing: suka wejangan (nasihat), pasabannya tidak jauh, memakan tanaman murni miliknya sendiri, sering marah-marah kepada istri dan keluarga, pikirannya kacau karena orang tua. Wataknya juga suka melawan pada yang memelihara. Wataknya Nabi: budinya penurut, tutur katanya pantas digugu. Selamatannya bulus mengeram, artinya klepon dan serabi.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Cerdik di dalam pikiran, jika tidak mampu akan memalingkan muka, hatinya menolak hal yang buruk.
Watak Tanggal JawaBab 101
Kaku hati dan pemarah, cepat luluh dan reda amarahnya, dermawan/murah hati dalam pergaulan (bojakrama).
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Keras dan kemauannya tidak bisa dibelokkan oleh orang lain.
Watak MangsaBab 103
Wataknya rusuh calatuné (kotor tutur katanya)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Berdagang dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Bumikapetak: bisa menjadi petani (pekerja keras).
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Lancar tutur katanya, sangat manja, namun hatinya baik, rukun berpadu dengan saudaranya, jika marah buruk, betah begadang tanpa tujuan/pikiran kosong (tinggal kalbu), jika menjadi saudagar wataknya rajin berdagang.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Keterangan srengenge: besar celakanya, walaupun menjadi priyayi (pejabat) juga tetap miskin.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Jumat Pon (Sisa 4), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 2 ("baik"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("bercerai"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("tidak jadi / gagal"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("jahat / buruk"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 6 ("bercerai"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("menjadi musuh"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("menjadi musuh"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon - Sisa 9 ("dibicarakan buruk"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing