16 April 1866
1 Besar 1794 Jimakir
Primbon Jawa Tanggal 16 April 1866
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 16 April 1866 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 1 Besar 1794 Jimakir. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Senin Wage (bobot neptu 8) yang bernaung di bawah siklus wuku Prangbakat. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Timur. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kadasa yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Timur
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Utara
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 04:00 - 06:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 06:00 - 08:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 08:00 - 09:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 09:00 - 11:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 11:00 - 13:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 13:00 - 15:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 15:00 - 16:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku bulan: tutur katanya tidak bisa diremehkan (digagampang), karena lebih panas, kebat cukat (tangkas dan cekatan) dalam segala hal, rela ikhlas dalam batin, suka pada perbuatan benar.
Watak PasaranBab 99
Prabuanom: arah utara lakunya burung gagak. Peliharaannya sapi. Wataknya jinak, sesuka yang memerintah akan jadi, makanannya harus diberi, kotor (crobo). Watak sapi beringas (dhoso), jika dicambuk suka mengamuk, segala hal ditabrak, sedikit memburu makanan, tetapi jika makan lupa sanak saudara dan orang tuanya, gelap pikirannya, mudah kena fitnah, memiliki kedudukan tinggi tetapi angkuh. Selamatannya banteng, artinya nasi golong.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Kurang pemikirannya, nekat hatinya, berani menempuh rintangan, berani mati. Jika perempuan berwatak baik.
Watak Tanggal JawaBab 101
Angkuh, besar niatnya, jika tersandung (gagal) batal sama sekali, menjadi urusan orang lain.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Jika baik luar biasa baiknya, jika buruk ya luar biasa buruknya, sering mencelakakan (membawa malapetaka).
Watak MangsaBab 103
Wataknya cugetan atèn (mudah patah hati/tersinggung)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bekerja di pemerintahan dan mengabdi (menjadi pegawai).
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih utara, benih pertanian. Karakter: Kotanya besi baja (purasani), dikelilingi samudra nila, dewanya Bathara Wisnuwarti dan istri Dyah Sri yang harum. Kayunya asam (asem) yang sangat sejuk jika berteduh, burungnya gagak yang waspada pada isyarat. Tidak pembohong dan awet muda. Pekerjaannya mengolah bumi, ladang sawah, dan menanam, segala yang ditanam akan tumbuh (pala dadi), itulah jalan keberuntungannya.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Tunggaksemi: terus-menerus rezekinya mengalir.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Berangasan dan pemarah (panasbaran), dengki kurang welas asih di hatinya, banyak orang yang ia bungkam, suka bertengkar, jika marah sering membahayakan (mbilahèni).
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Wurung geni: celaka.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Senin Wage (Sisa 8), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 2 ("awet tidak bercerai"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi - Sisa 6 ("baik"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("baik"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("baik"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("kematian (meninggal)"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("bercerai"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("menjadi musuh"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 9 ("kaya anak namun menemui celaka"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing