Memuat...

 

Kamis Pahing

6 September 1866

25 Bakdamulud 1795 Alip

Primbon Jawa Tanggal 6 September 1866

Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 6 September 1866 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 25 Bakdamulud 1795 Alip. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Kamis Pahing (bobot neptu 17) yang bernaung di bawah siklus wuku Mandasiya. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Barat. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Katiga yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.

Pedoman & Arah Hari Ini

Naga Dina (Arah)
Barat
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
PukulNama Sa'atWatak & Keterangan
11:00 - 13:00WijiTenteram, damai, gembira, dan bahagia.
13:00 - 15:00CahyaTerang, tangguh, dan segala tujuan tercapai.
15:00 - 16:00LaraSebaiknya dihindari.
16:00 - 18:00RejekiMenjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil.
18:00 - 20:00MalaikatSebaiknya dihindari.
20:00 - 22:00PujiSebaiknya dihindari.
22:00 - 23:00PatiSebaiknya dihindari.

Karakter & Watak Kelahiran

Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku angin dan petir (gelap): siapa yang menjadi jodohnya sering mati duluan, banyak yang takut pada perkataannya, jika punya teman tidak bisa awet, batinnya tidak tembus, panas hatinya, lebih beringas, secara lahir budinya sangat baik dan teliti (rempit), suka disanjung orang, bisa ditipu jika dibujuk dengan halus.
Watak PasaranBab 99
Cendana: peliharaannya harimau. Wataknya: jauh tempat bermainnya, duduk sendiri, tidur sendiri, jarang makan kecuali jika menjadi peliharaan raja, banyak musuhnya. Jika didahului akan membahayakan, jika mendahului tidak apa-apa asalkan punya senjata yang bersih. Amarahnya karena perempuan, sering ditipu, barangnya yang hilang jarang bisa kembali. Selamatannya kucing, artinya nasi dan lauk ikan.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Tenteram dan tenang, tidak banyak pikiran, bersungguh-sungguh maju bekerja, menjadi priyayi/pegawai yang dekat dengan pembesar agung, wajar/biasa saja segala pekerjaannya.
Watak Tanggal JawaBab 101
Terang segalanya, pikiran sedang, menjadi pujangga, banyak tutur katanya pada segala hal suci.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Merata, buruk dan baik bisa dikuasainya, cepat dan tangkas tindakannya, jika marah membahayakan (bisa membawa petaka).
Watak MangsaBab 103
Wataknya cetil (pelit/kikir)

Peta Rezeki, Nasib & Profesi

Arah Profesi IdealBab 91
Bidang keagamaan (ulama/pendeta) dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih utara, benih pertanian. Karakter: Kotanya besi baja (purasani), dikelilingi samudra nila, dewanya Bathara Wisnuwarti dan istri Dyah Sri yang harum. Kayunya asam (asem) yang sangat sejuk jika berteduh, burungnya gagak yang waspada pada isyarat. Tidak pembohong dan awet muda. Pekerjaannya mengolah bumi, ladang sawah, dan menanam, segala yang ditanam akan tumbuh (pala dadi), itulah jalan keberuntungannya.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Satriyawibawa: jatuh di keadaan manapun selalu menemukan kemuliaan/kebahagiaan.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Pendiam namun mudah patah hati/tersinggung (cugetan atèn), jika bekerja sering mencelakakan (niwasi), sering dijebak/ditipu orang (dipaéka wong), tidak bisa disamai oleh sesamanya.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Wurung geni: celaka.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.

Kecocokan Jodoh & Pasangan

Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15

Berdasarkan weton Kamis Pahing (Sisa 8), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:

✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
  • Sisa 2 ("awet tidak bercerai"):
    Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
  • Sisa 6 ("baik"):
    Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
  • Sisa 7 ("baik"):
    Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon
  • Sisa 8 ("baik"):
    Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
  • Sisa 1 ("kematian (meninggal)"):
    Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage
  • Sisa 3 ("bercerai"):
    Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage
  • Sisa 4 ("menjadi musuh"):
    Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage
  • Sisa 5 ("bercerai"):
    Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi
  • Sisa 9 ("kaya anak namun menemui celaka"):
    Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing