Memuat...

 

Jumat Wage

31 Mei 1867

27 Sura 1796 Ehe

Primbon Jawa Tanggal 31 Mei 1867

Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 31 Mei 1867 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 27 Sura 1796 Ehe. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Jumat Wage (bobot neptu 10) yang bernaung di bawah siklus wuku Wuye. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Utara. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Sada yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.

Pedoman & Arah Hari Ini

Naga Dina (Arah)
Utara
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Timur
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
PukulNama Sa'atWatak & Keterangan
09:00 - 11:00WijiTenteram, damai, gembira, dan bahagia.
11:00 - 13:00CahyaTerang, tangguh, dan segala tujuan tercapai.
13:00 - 14:00LaraSebaiknya dihindari.
14:00 - 16:00RejekiMenjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil.
16:00 - 18:00MalaikatSebaiknya dihindari.
18:00 - 20:00PujiSebaiknya dihindari.
20:00 - 21:00PatiSebaiknya dihindari.

Karakter & Watak Kelahiran

Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku bintang: suka bertapa (mendekat pada Tuhan) dan suka miskin (sederhana), jika miliknya diminta sanak saudaranya ia ikhlas, suka mencari kepandaian, perwatakannya halus, suka pada sanak saudaranya, banyak teman kenalannya yang menyayanginya.
Watak PasaranBab 99
Prabuanom: arah utara lakunya burung gagak. Peliharaannya sapi. Wataknya jinak, sesuka yang memerintah akan jadi, makanannya harus diberi, kotor (crobo). Watak sapi beringas (dhoso), jika dicambuk suka mengamuk, segala hal ditabrak, sedikit memburu makanan, tetapi jika makan lupa sanak saudara dan orang tuanya, gelap pikirannya, mudah kena fitnah, memiliki kedudukan tinggi tetapi angkuh. Selamatannya banteng, artinya nasi golong.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Pandai bicara, cerewet namun tepat sasaran, jelas namun ringan tangan (suka menyakiti/memukul), beruntung namun sering kesandung (mengalami kesialan).
Watak Tanggal JawaBab 101
Pandai memperhitungkan baik buruk, banyak sanak saudara, rukun dalam bekerja.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Pendiam, ketajaman angan-angannya jika pintar luar biasa, begitu pula jika bodoh ya luar biasa bodohnya.
Watak MangsaBab 103
Wataknya welas asih (penuh belas kasih)

Peta Rezeki, Nasib & Profesi

Arah Profesi IdealBab 91
Berdagang dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih tengah, benih hukum/pedoman. Karakter: Kotanya saling mengasihi, emas suasa bertahta permata, airnya pancawarna, dewanya Hyang Guru Pramesthi dan istri Hyang Pramaliswara. Burungnya dewata mulia yang terbang di angkasa, kayunya beringin (gurdha) tempat berteduh manusia. Sangat disayangi sesama, keberuntungannya berlebih, dan tidak memilih-milih dalam segala pekerjaan.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Satriyawirang: selalu menemui kesulitan/aib.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Tenang dan pantang menyerah (sembada), jika diajari cepat tanggap (lantip), dalam amarahnya, pandai dan bisa menjadi dukun/penyembuh, tidak mau ditanya, cerewet, amat mencintai sanak saudaranya.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Dangu watu: besar kemuliaannya hingga masa tua.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.

Kecocokan Jodoh & Pasangan

Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15

Berdasarkan weton Jumat Wage (Sisa 1), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:

✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
  • Sisa 1 ("baik"):
    Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage
  • Sisa 2 ("baik"):
    Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
  • Sisa 9 ("menjadi penghulu (panutan)"):
    Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
  • Sisa 3 ("bertengkar"):
    Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage
  • Sisa 4 ("bercerai"):
    Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage
  • Sisa 5 ("bercerai"):
    Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi
  • Sisa 6 ("bercerai"):
    Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
  • Sisa 7 ("menjadi musuh"):
    Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon
  • Sisa 8 ("kematian (meninggal)"):
    Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon