21 Juli 1867
19 Mulud 1796 Ehe
Primbon Jawa Tanggal 21 Juli 1867
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 21 Juli 1867 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 19 Mulud 1796 Ehe. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Minggu Kliwon (bobot neptu 13) yang bernaung di bawah siklus wuku Watugunung. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Timur. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kasa yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Timur
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Timur
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 06:00 - 08:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 08:00 - 10:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 10:00 - 11:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 11:00 - 13:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 13:00 - 15:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 15:00 - 17:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 17:00 - 18:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku matahari: terang hatinya, rela ikhlas segala sesuatunya kepada sanak saudara, keras budinya, penyayang kepada bawahan, pembersih dan pandai berbicara, bisa memerintah orang tua.
Watak PasaranBab 99
Wisa marta durjana tengah (racun penawar, penjahat sedang): ada keburukan dan kebaikannya. Peliharaannya monyet dan anjing. Watak monyet: suka memanjat, galak tidak bisa jinak, banyak akalnya, berkeliaran di darat pepohonan maupun air, walau sudah diberi makan tetap mau menggigit dan mengejek (ngiwi-ngiwi), tidak bisa didekati. Watak anjing: setia pada majikannya namun kotor makanannya, pikirannya tetap menyukai kemuliaan, besar keinginannya, banyak keselamatannya karena banyak doanya. Selamatannya monyet, artinya jenang mancawarna.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Serakah dan banyak keinginan. Jika perempuan boros pada hartanya.
Watak Tanggal JawaBab 101
Kaku hati, pemarah tapi cepat reda, rela segala pikirannya, murah dalam menjamu/bersosialisasi.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Keras/tegas dalam segala hal, bisa menjadi priyayi (pejabat), kaya serta suka memberi nasihat baik.
Watak MangsaBab 103
Wataknya tengah-tengah (sedang/biasa)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bertani dan bertukang.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Sumursinaba: bisa menjadi tempat mengungsi / meminta petunjuk.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Lancar tutur katanya, sangat manja, namun hatinya baik, rukun berpadu dengan saudaranya, jika marah buruk, betah begadang tanpa tujuan/pikiran kosong (tinggal kalbu), jika menjadi saudagar wataknya rajin berdagang.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Keterangan srengenge: besar celakanya, walaupun menjadi priyayi (pejabat) juga tetap miskin.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Minggu Kliwon (Sisa 4), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 2 ("baik"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("bercerai"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 3 ("tidak jadi / gagal"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("jahat / buruk"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 6 ("bercerai"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("menjadi musuh"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("menjadi musuh"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon - Sisa 9 ("dibicarakan buruk"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing