21 Agustus 1867
20 Bakdamulud 1796 Ehe
Primbon Jawa Tanggal 21 Agustus 1867
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 21 Agustus 1867 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 20 Bakdamulud 1796 Ehe. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Rabu Legi (bobot neptu 12) yang bernaung di bawah siklus wuku Kurantil. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Selatan. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Karo yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Selatan
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Selatan
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 01:00 - 03:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 03:00 - 05:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 05:00 - 06:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 06:00 - 08:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 08:00 - 10:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 10:00 - 12:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 12:00 - 13:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku bumi: jika baik luar biasa baiknya, tidak kurang sandang pangan, pendiam, jika berbicara cenderung di depan, dan bila sudah mau bicara pasti ngotot memaksakan kehendak (kakudu-kudu).
Watak PasaranBab 99
Sumendi: diibaratkan Ratu atau Bupati. Peliharaannya kucing dan tikus. Wataknya kucing: waspada, luwes/jinak, hatinya gembira, tidak punya rasa curiga, celakanya jika difitnah (dipaeka), setelah difitnah baru keluar curiganya, bisa bergaul dengan yang kaya maupun miskin. Watak tikus: jika malam waspada terjaga, sangat berhati-hati, bingung hatinya karena dirinya sendiri, sedikit makanannya, gigitannya berbisa (omongannya tajam), sering dijebak orang, bisa membuat kejadian tiba-tiba, sangat memperhatikan perbuatan buruk dan baik. Selamatannya ayam, artinya jajanan pasar serba lengkap.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Wajar dan bersahaja, jika meminta mau menerima, jika dimintai mau memberi. Jika perempuan, baik segala pemikirannya.
Watak Tanggal JawaBab 101
Buntu pikirannya dan pelupa, tekun pikirannya, mudah terhasut aduan orang yang buruk maupun baik.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Merata, buruk dan baik bisa dikuasainya, cepat dan tangkas tindakannya, jika marah membahayakan (bisa membawa petaka).
Watak MangsaBab 103
Wataknya crobo (ceroboh/kotor/sembarangan)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bidang peradilan (hukum) dan seni musik.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Segarawasésa: segala pekerjaannya baik, banyak rezekinya.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Kurang menerima/bersyukur pada takdir, banyak akal usahanya, tergila-gila pada kedudukan tinggi (kemuliaan), laki-laki maupun perempuan gampang mencari sandang pangan, namun sering kehilangan, pergaulannya kurang manis.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Gigis bumi: besar wibawanya/pengaruhnya dan ditakuti oleh banyak orang.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Rabu Legi (Sisa 3), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 3 ("berlipat (tikel)"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 6 ("baik"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 9 ("baik"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 1 ("bertengkar"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 2 ("kematian (meninggal)"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi - Sisa 4 ("tidak jadi / gagal"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 7 ("celaka / malapetaka"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("bercerai"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon