27 Juni 1868
6 Mulud 1797 Jimawal
Primbon Jawa Tanggal 27 Juni 1868
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 27 Juni 1868 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 6 Mulud 1797 Jimawal. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Sabtu Pahing (bobot neptu 18) yang bernaung di bawah siklus wuku Marakeh. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Utara. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kasa yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Utara
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Timur
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 07:00 - 09:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 09:00 - 11:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 11:00 - 12:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 12:00 - 14:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 14:00 - 16:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 16:00 - 18:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 18:00 - 19:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku air: sering dimusuhi orang, banyak temannya juga yang menjauhi (nyirik), serta ditakuti banyak orang, tetapi memiliki kekayaan, pandai mencari sandang pangan, berjual-beli cepat laku, sangat keras usahanya, segala pekerjaan harus merata, dan cepat ditandangi (dikerjakan).
Watak PasaranBab 99
Cendana: peliharaannya harimau. Wataknya: jauh tempat bermainnya, duduk sendiri, tidur sendiri, jarang makan kecuali jika menjadi peliharaan raja, banyak musuhnya. Jika didahului akan membahayakan, jika mendahului tidak apa-apa asalkan punya senjata yang bersih. Amarahnya karena perempuan, sering ditipu, barangnya yang hilang jarang bisa kembali. Selamatannya kucing, artinya nasi dan lauk ikan.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Laki-laki atau perempuan pandai mencari harta, bisa menyimpan tutur kata yang halus maupun kasar.
Watak Tanggal JawaBab 101
Bodoh dan pelupa pada segala pemikiran, ceroboh pada semua pekerjaan, malas tapi bersih pikirannya dalam bertani.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Keras/tegas dalam segala hal, bisa menjadi priyayi (pejabat), kaya serta suka memberi nasihat baik.
Watak MangsaBab 103
Wataknya tengah-tengah (sedang/biasa)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Bidang sastra (pujangga) dan bertani.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Karakter: Diciptakan dan dimiliki oleh Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani, kotanya tembaga, dikelilingi lautan darah (marus), burungnya reng-urangan yang telaten mencari makan tak segan mengejar hingga ke dalam air. Kayunya ingas yang wataknya panas jika berteduh. Keberuntungannya murni dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Bumikapetak: bisa menjadi petani (pekerja keras).
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Terlalu berani kurang perhitungan (kaduk wani kurang duduga), jika dilihat pertengkarannya hanya main-main (sembranan), jika saat bertengkar dilawan maka dia langsung mengalah.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Dadi kayu: disayangi orang besar (berkuasa), beruntung seterusnya ke atas (sapandhuwure).
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Sabtu Pahing (Sisa 9), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 1 ("menjadi penghulu (panutan)"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 2 ("baik"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi - Sisa 3 ("baik"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 5 ("baik"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 4 ("dibicarakan buruk"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 6 ("bercerai"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("kejahatan / celaka"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("kaya anak namun menemui celaka"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon