Memuat...

 
Senin Pahing

28 Desember 1874

19 Sela 1803 Alip
Siklus Wuku
Kulawu
Wuku berganti setiap 7 hari, relevan dalam menentukan peruntungan.
Naga Dina (Arah)
Timur
Arah mata angin yang disarankan untuk dihindari saat bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Utara
Posisi mistis naga pada bulan ini untuk arah pencarian rezeki.
Pranatamangsa
Kapitu
Sistem musim agraris yang mengatur harmonisasi alam.
Tahun & Windu
Windu Adi
Siklus 8 tahunan Jawa pengunci kalibrasi waktu.
Siklus Kurup
Alip Rabu Wage
Siklus 120 tahunan penyesuaian hari pertama siklus.

Profil & Watak Kelahiran

Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15

Berdasarkan weton Senin Pahing (Sisa 4), berikut adalah weton pasangan yang memiliki prospek baik menurut primbon:

  • Sisa 6 ("kaya rezeki"):
    Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing
Watak DinaBab 97
Laku bulan: tutur katanya tidak bisa diremehkan, karena lebih panas, tangkas dan cekatan dalam segala hal, rela ikhlas dalam batin, suka pada perbuatan benar.
Watak PasaranBab 99
Cendana: peliharaannya harimau. Wataknya: jauh tempat bermainnya, duduk sendiri, tidur sendiri, jarang makan, kecuali jika menjadi peliharaan raja, banyak musuhnya. Jika didahului akan membahayakan, jika mendahului tidak apa-apa asalkan punya senjata yang bersih. Amarahnya karena perempuan, sering ditipu, barangnya yang hilang jarang yang bisa kembali. Selamatannya kucing, artinya nasi dan lauk ikan.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Serakah pada segala pekerjaan yang biasa-biasa saja, jika perempuan pikirannya lebih baik.
Watak Tanggal JawaBab 101
Kaku hati, pemarah tapi cepat reda, rela segala pikirannya, murah dalam menjamu.
Watak SasiBab 102
Selalu merencanakan perbuatan baik.
Watak MangsaBab 103
Wataknya ringan tangan (suka memukul/kasar)
Arah Profesi / PakaryanBab 91
Bekerja di pemerintahan dan mengabdi (menjadi pegawai).
Arah Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih selatan, benih saudagar (pedagang). Benih selatan diciptakan, dewanya adalah Hyang Bathara Brama dan anak Dyah Bremani. Keberuntungannya dari berdagang mencari untung.
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Lebukatiyupangin: sering pindah tempat, serta selalu kekurangan.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Kurang bersyukur pada takdir, banyak akal usahanya, tergila-gila pada kedudukan tinggi (kemuliaan), laki-laki maupun perempuan gampang mencari sandang pangan, namun sering kehilangan, pergaulannya kurang manis.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Keterangan srengenge: besar celakanya, walaupun menjadi pejabat tetap miskin.
Pal Srigati (Siklus Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai tinggi (skala 1-9) menandakan potensi rezeki melimpah pada rentang usia tersebut.

Primbon Jawa Tanggal 28 Desember 1874

Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 28 Desember 1874 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 19 Sela 1803 Alip. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Senin Pahing (bobot neptu 13) yang bernaung di bawah siklus wuku Kulawu. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Timur. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kapitu yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.