29 Juni 1886
27 Pasa 1815 Dal
Primbon Jawa Tanggal 29 Juni 1886
Menurut perhitungan algoritma penanggalan kuno, tanggal 29 Juni 1886 Masehi jatuh pada penanggalan Jawa 27 Pasa 1815 Dal. Elemen pancawara menyelaraskan hari ini dengan weton Selasa Pon (bobot neptu 10) yang bernaung di bawah siklus wuku Kulawu. Berdasarkan primbon, posisi spiritual naga dina (arah hari) menunjuk ke Selatan. Sementara kalibrasi musim tanam berada pada Mangsa Kasa yang dipayungi oleh Kurup Alip Rabu Wage.
Pedoman & Arah Hari Ini
Naga Dina (Arah)
Selatan
Arah mata angin pantangan harian untuk bepergian.
Naga Sasi (Bulan)
Barat
Arah pantangan mistis naga pada bulan ini.
Sa'at Agung (Waktu Keberuntungan Harian)Bab 147
| Pukul | Nama Sa'at | Watak & Keterangan |
|---|---|---|
| 02:00 - 04:00 | Wiji | Tenteram, damai, gembira, dan bahagia. |
| 04:00 - 06:00 | Cahya | Terang, tangguh, dan segala tujuan tercapai. |
| 06:00 - 07:00 | Lara | Sebaiknya dihindari. |
| 07:00 - 09:00 | Rejeki | Menjadi tempat berlindung, selalu mendapat keuntungan/hasil. |
| 09:00 - 11:00 | Malaikat | Sebaiknya dihindari. |
| 11:00 - 13:00 | Puji | Sebaiknya dihindari. |
| 13:00 - 14:00 | Pati | Sebaiknya dihindari. |
Karakter & Watak Kelahiran
Watak Hari (Dina)Bab 97
Laku api: durjana dalam dua perkara, dibenci orang, jika bersahabat hanya sebentar karena berujung perselisihan, rela ikhlas, tetapi jail, suka mencela, iri hati (panastèn) dan pendiriannya tidak tetap (tan antepan).
Watak PasaranBab 99
Samahita: arah barat lakunya Nabi. Peliharaannya kambing. Watak kambing: suka wejangan (nasihat), pasabannya tidak jauh, memakan tanaman murni miliknya sendiri, sering marah-marah kepada istri dan keluarga, pikirannya kacau karena orang tua. Wataknya juga suka melawan pada yang memelihara. Wataknya Nabi: budinya penurut, tutur katanya pantas digugu. Selamatannya bulus mengeram, artinya klepon dan serabi.
Kombinasi Hari & PasaranBab 100
Kurang pemikiran, malas menghadapi masalah, jika perempuan berwatak baik, pantas diselipkan pada (menjadi selir) priyayi.
Watak Tanggal JawaBab 101
Pandai memperhitungkan baik buruk, banyak sanak saudara, rukun dalam bekerja.
Watak Sasi (Bulan)Bab 102
Tenang, baik hatinya.
Watak MangsaBab 103
Wataknya tengah-tengah (sedang/biasa)
Peta Rezeki, Nasib & Profesi
Arah Profesi IdealBab 91
Keprajuritan (militer) dan melaut.
Profesi Berdasarkan WijiBab 92
Benih barat, benih kepanditan (ulama/rohaniawan). Karakter: Kotanya perak yang indah, di kayangan lautan susu (pohan), dewanya Hyang Mahadewa dan Mahadewi Sang Ningrum. Burungnya kuntul yang selalu di perairan sepi, menerima makan dari isi air. Kayunya wijayamulya yang angker namun jadi pedoman bumi. Ucapannya jadi penolak bala (tetumbal) ibarat air kehidupan (toya marta). Keberuntungannya muncul dari kemampuan pamicara (retorika).
Kondisi Nasib (Siklus 7)Bab 104
Tunggaksemi: terus-menerus rezekinya mengalir.
Kondisi Nasib (Siklus 8)Bab 105
Tenang dan pantang menyerah (sembada), jika diajari cepat tanggap (lantip), dalam amarahnya, pandai dan bisa menjadi dukun/penyembuh, tidak mau ditanya, cerewet, amat mencintai sanak saudaranya.
Kondisi Nasib (Siklus 9)Bab 106
Dangu watu: besar kemuliaannya hingga masa tua.
Pal Srigati (Grafik Rezeki 6 Tahunan)Bab 96
Nilai puncak grafik (skala 1-9) menandakan potensi limpahan rezeki pada masa usia tersebut.
Kecocokan Jodoh & Pasangan
Rekomendasi Weton Pasangan (Kecocokan Jodoh)Bab 15
Berdasarkan weton Selasa Pon (Sisa 1), berikut adalah rujukan perjodohan menurut primbon:
✅ Weton Pasangan Baik / Direkomendasikan:
- Sisa 1 ("baik"):
Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage - Sisa 2 ("baik"):
Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi - Sisa 9 ("menjadi penghulu (panutan)"):
Minggu Wage, Senin Legi, Sabtu Pahing
❌ Weton Pasangan Pantangan / Dihindari:
- Sisa 3 ("bertengkar"):
Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage - Sisa 4 ("bercerai"):
Minggu Kliwon, Senin Pahing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage - Sisa 5 ("bercerai"):
Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi - Sisa 6 ("bercerai"):
Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Pahing - Sisa 7 ("menjadi musuh"):
Selasa Wage, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, Sabtu Pon - Sisa 8 ("kematian (meninggal)"):
Senin Wage, Selasa Legi, Kamis Pahing, Sabtu Kliwon